Forklift Baterai Lead-acid (aki basah) menggunakan reaksi kimia antara timbal (Pb) dan Asam sulfat (H2SO4) untuk menghasilkan listrik DC.
Forklift Baterai Lead-Acid ini masih banyak digunakan karena biaya awal lebih murah, tetapi membutuhkan perawatan rutin.
Berikut Cara untuk merawat Forklift Baterai Lead-Acid agar mencegah Resiko kerusakan & Menjaga umur baterai jauh lebih panjang.
1. Perawatan Harian
- Cek level air aki (harus menutupi plate)
- Tambahkan air demineral / air aki murni ( jangan air biasa)
- Periksa kabel, konektor dan terminal dari karat
- Pastikan kabel tidak panas dan mengelupas
2. Penambah air aki
√ Tata cara yang benar :
- Tambah air setelah charging
- Gunakan air demineral / air aki murni
- Jangan sampai meluap
→ Salah :
- Air sumur / air mineral
- Tambah air sebelum charging
- Membiarkan sel kering
3. Pengisian Daya (charging) yang benar
- Charger setelah pemakaian, jangan ditunda
- Gunakan charger sesuai voltase & Ah
- Pastikan suhu baterai < 45º saat mulai charger
- Area charger harus ventilasi baik , bebas api dan rokok
4. Bersihkan Baterai
- Bersihkan debu & cairan asam di bagian atas
- Gunakan larutan Baking soda + air
- Lap hingga kering
- Oles terminal dengan grease anti karat
5. Tanda – Tanda Baterai Mulai lemah
- Forklift lambat saat angkat beban
- Indikator cepat turun
- Charging cepat tapi cepat habis
- Suhu baterai cepat panas
- Bau asam menyengat
6. Equaziling Charge
- Menyamakan tegangan tiap cell
- Mengurangi sulfasi
- Memperpanjang umur baterai
7. Kesalahan umum yang merusak Baterai
- Baterai sering dibiasakan kosong
- Over discharge (dipakai sampai mati)
- Tidak pernah equaling
- Ventilasi charging buru
- Terminator kotor & berkarat


